BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pada saat ini banyak yangdipusingkan dengan jerawat sehingga membuat mereka menjadi merasa percaya diri.Sehingga mereka menggunakan berbagai macam obat dari bahan-ba han kimia yang dijual dimasyarakat. Padahal banyak cara yaang bisa digunakan untuk menghi langgkan jerawat.
Para remaja yang bermasalah dengan jerawat lebih memilih mengunakan obat-obat yang beredar dikalangan masyarakat karena dirasa lebih praktis. Padahal kandungan bahan kimia yang berada didalam obat itu menimbulkan efek lain bagi wajah. Oleh karena itu mereka tidak berfikir untuk menggunakan bahan bahan yang berada disekitar yang dapat juga digunakan untuk menghilangkan jerawat diwajah. Kita bisa meggunakan teh untuk mengobati jerawat, memang belum banyak diketahui bahwa teh dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat.
Sekarang memang sedang marak-maraknya berbagai macam dan jenis obat jerawat yang ditawarkan kepada masyarakat. Namun alangkah baiknya kita menggunakan cara yang alami untuk menghilangkan jerawat. Dengan menggunakan teh kita tidak perlu mengeluarkan biaya lebih dan juga lebih aman. Dengan begitu kita tidak perlu khawatir lagi dengan jerawat kita hanya menggunakan teh saja untuk menghilangkan jerawat.
1.2 Perumusan Masalah
• Apakah teh dapat digunakan untuk mengilangkaan jerawat di wajah?
• Bagaimanakah cara mengilangkan jerawat dengan menggunakan teh?
• Bagaimanakah cara menggunakan teh untuk manghilangkan jerawat?
1.3 Tujuan Penelitian
• Menjelaskan penggunaan teh untuk menghilangkan jerawat di wajah.
• Menjelaskan cara mengatasi jerawat dengan menggunakaan teh.
• Menjelaskan cara menghilangakan jerawat dengan menggunakan teh.
1.4 Manfaat penelitian
• Mengetahui jerawat dapat dihilangkan dengan menggunakan teh.
• Mengetahui cara menghilangkan jerawat dengan manggunakan teh.
• Mengetahui manfaat teh untuk menghilangkan jerawat.
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1 Jerawat
Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang terjadi akibat berlebihnya kelenjar minyak dan ulah bakteri Propionibacteri acnes yang mengubah lemak sebum dari bentuk cair menjadi lebih padat. Hal ini yang menyebabkan tersumbatnya saluran folikel rambut dan pori-pori kulit sulit untuk bernafas. Jerawat sering muncul pada bagian tubuh tertentu seperti diwajah, dada, bagian atas lengan serta punggung.
Munculnya jerawat biasanya terjadi pada masa pubertas, yaitu antara usia 14-19 tahun yang disebabkan perubahan hormon pada remaja dan produksi minyak pada kulit remaja cenderung berlebihan yang berujung pada jerawat. Jerawat jarang sekali terjadi pada anak-anak, karena kulit anak akan mengalami pengelupasan tiga minggu sekali. Sedangkan ketika remaja, kulit mengelupas empat minggu sekali.
Menurut Prof. Ong Kok Hai, hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 85% mengalami jerawat pada usia 12-25 tahun. Sedangkan 15% mengalaminya hingga usia 25 tahun.“Jika tidak diatasi dengan baik, gangguan jerawat boleh berlarutan sehingga usia seseorang mencapai 40 tahun,” katanya. Menurut penelitian ada beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya jerawat antara lain:
1) Stress
Kemunculan jerawat terkait dengan rasa gelisah dan marah. Stress juga memicu kulit muka lebih merah. Pengaruh paling parah adalah stress emosional, jenis stress ini amat akrab menumbuhkan jerawat di muka.
2) Keturunan dari orang tua
Jerawat juga dikaitkan dengan gen/ keturunan dimana biasanya jika orang tua (ibu bapak) mempunyai masalah jerawat tersebut, anaknya juga mungkin menghadapi masalah yang sama (Prof. Ong Kok Hai).
3) Aktivitas hormon
Peningkatan hormon di peringkat remaja menyebabkan kelenjar minyak menghasilkan lebih banyak minyak sebum, oleh karena itu liang roma tersumbat dengan lebih kerap.
4) Adanya kelenjar minyak yang berlebih
Salah satu faktor utama kulit berminyak adalah pola makan kita. Terlalu banyak proses gula, cairan dan masuknya garam bisa jadi konstribusi dalam masalah kulit berminyak.
5) Bakteri yang menempel pada pori-pori kulit
Bakteri yang menempel pada pori-pori kulit akan bergabung dengan minyak sebum dan akan masuk kedalam kulit dan membentuk jerawat.
6) Iritasi kulit
Iritasi kulit dapat terjadi karena perlakuan si pemilik jerawat, seperti dipijat dengan kuku atau benda lain yang tidak steril.
7) Pil pengontrol kelahiran/pil KB
Jerawat juga dapat tumbuh pada wanita hamil dikarenakan perubahan hormon atau ketika permulaan dan pemberhentian penggunaan pil perancang kehamilan. Selain faktor-faktor di atas masih ada lagi yang sepertinya sering dianggap remeh seperti adanya bakteri yang menempel pada kulit, bisa juga dari waslap, kuas makeup, jari tangan, juga handphone.
2.1 Teh
Teh adalah minuman yang mengandung kafein, sebuah infusi yang dibuat dengan cara menyeduh daun, pucuk daun, atau tangkai daun yang dikeringkan dari tanaman Camellia sinensis dengan air panas. Teh yang berasal dari tanaman teh dibagi menjadi 4 kelompok: teh hitam, teh oolong, teh hijau, dan teh putih.
Istilah "teh" juga digunakan untuk minuman yang dibuat dari buah, rempah-rempah atautanaman obat lain yang diseduh, misalnya, teh rosehip, camomile, krisandan Jiaogulan. Teh yang tidak mengandung daun teh disebut teh herbal.
Teh merupakan sumber alami kafein, teofilin dan antioksidan dengan kadar lemak,karbohidrat atau protein mendekati nol persen. Teh bila diminum terasa sedikit pahit yang merupakan kenikmatan tersendiri dari teh.
Teh bunga dengan campuran kuncup bunga melati yang disebut teh melati atau teh wangi melati merupakan jenis teh yang paling populer di Indonesia. Prof. Dr. Sumarno Poerwo Soedarno, ketika menjabat staf ahli Menteri Kesehatan bidang teknologi kesehatan menyatakan kebiasaan minum teh dapat menurunkan angka serangan diare. Di dalam buku Shennong Bencao, Sennong mencatat 72 jenis tanaman beracun yang dapat dinetralisir oleh teh. Dengan kemampuan antibakterinya
Khasiat teh tersebut dihasilkan dari kandungan-kandungan/zat-zat yang ada dalam secangkir teh, yaitu:
1. Polifenol. Polifenol pada teh berupa katekin dan flafanol. Senyawa ini berfungsi sebagai antioksidan untuk menangkap radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas yang ada dalam tubuh Anda disebabkan karena lingkungan udara yang telah tercemar polusi dan makanan yang Anda konsumsi. Selain itu, senyawa ini juga ampuh mencegah berkembangnya sel kanker dalam tubuh.
2. Vitamin E. Dalam satu cangkir teh terkandung vitamin E sekitar 100-200 IU merupakan kebutuhan satu hari bagi tubuh manusia. Jumlah ini berfungsi menjaga kesehatan jantung dan sekaligus membuat kulit Anda menjadi halus.
3. Vitamin C. Vitamin ini berfungsi sebagai imunitas atau daya tahan bagi tubuh manusia terhadap penyakit.
4. Vitamin A. Vitamin A yang ada pada teh berbentuk betakaroten
BAB III
METODE PENELITIAN
3.1 Waktu Penelitian
Untuk waktu penelitan ini, kami mulai menyebar angket kepada para pengguna teh sebagai penghilang jerawat pada tanggal 26 april 2013 dan pada tanggal 28 april angket telah terkumpul.
3.2 Metode Penelitian
Dalam penulisan karya ilmiah ini, teknik yang digunakan penulis adalah metode kualitatif yaitu teknik penelitian dengan menggunakan sumber dari yang relevan sebagai referensi. Kemudian penulis mengembangkannya dan sesuai dengan pendapat penulis.
3.3 Populasi Penelitian
Populasi pada penelitian ini adalah para penderita jerawat yang menggunakan teh untuk menghilangkan jerawat mereka. Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 5 orang.
3.4 Sampel Penelitian
Sampel dalam penelitian ini diambil dari 5 remaja yang memiliki masalah jerawat pada wajahnya dan menggunakan teh sebagai solusinya .
3.5 Angket
Angket yang diberikan kepada para remaja terdiri dari 10 pertanyaan dengan dua pilihan jawaban sebagai berikut:
a. Ya
b. Tidak
BAB IV
HASIL PENELITIAN
4.1 Hasil Penelitiaan dan Pembahasan
Dari data yang diperoleh melalui angket, selanjutnya diolah dengan cara mengelompokkan data jawaban sampel yaitu ya dan tidak ke dalam tabulasi pengelompokkan data dalam tabel 1, selanjutnya data jawaban tersebut satu per satu dipersentasikan dalam tabel 2 seperti berikut:
Tabel 1
Hasil Jawaban:
no Pertanyaan ya tidak
1 Apakah anda sering melakukan perawatan pada wajah anda? 5 -
2 Apakah sebelumnya anda mengetahui bahwa bermanfaat untuk pengobatan jerawat? 5 -
3 Apakah sebelumnya anda memakai produk kosmetika untuk pengobatan jerawat? 4 1
4 Apakah setelah pemakaian produk kosmetika untuk pengobatan jerawat anda merasa membaik? 4 1
5 Apakah anda merasakan efek samping terhadap wajah anda setelah pemakaian produk kosmetika untuk pengobatan jerawat? 1 4
6 Apakah setelah pemakaian teh pada wajah berjerawat anda merasa membaik dari sebelumnya? 5 -
7 Apakah anda merasakan efek samping terhadap wajah anda setelah pemakaian teh untuk pengobatan jerawat? 5 -
8 Apakah anda menyukai produk alami ini? 3 2
9 Apakah anda lebih menyukai produk kosmetika untuk pengobatan jerawat dari pada bahan alami? 5 5
10 Apakah anda setuju teh digunakan sebagai obat jerawat? 5 5
Tabel 2
Persentase Data
No Pertanyaan Frekuensi Jawaban persentase
ya tidak ya tidak
1 Apakah anda sering melakukan perawatan pada wajah anda? 5 - 100% 0%
2 Apakah sebelumnya anda mengetahui bahwa teh bermanfaat untuk pengobatan jerawat? 5 - 100% 0%
3 Apakah sebelumnya anda memakai produk kosmetika untuk pengobatan jerawat? 4 1 80% 20%
4 Apakah setelah pemakaian produk kosmetika untuk pengobatan jerawat anda merasa membaik? 4 1 80% 20%
5 Apakah anda merasakan efek samping terhadap wajah anda setelah pemakaian produk kosmetika untuk pengobatan jerawat? 1 4 20% 80%
6 Apakah setelah pemakaian teh pada wajah berjerawat anda, anda merasa membaik dari sebelumnya? 5 - 100% 0%
7 Apakah anda merasakan efek samping pada wajah anda setelah pemakaian teh untuk pengobatan jerawat? 5 - 100% 0%
8 Apakah anda menyukai produk alami ini? 3 2 60% 40%
9 Apakah anda lebih menyukai produk kosmetika untuk pengobatan jerawat dari pada teh? 5 - 100% 0%
10 Apakah anda setuju teh digunakan sebagai obat jerawat? 5 - 100% 0%
Dari 10 pertanyaan yang diberikan kepada 5 responden didapatkan hasil seperti dalam tabel di atas yaitu pada pertanyaan berikut :
1. Apakah anda sering melakukan perawatan pada wajah anda?
Dari 5 responden yang menjawab iya sebesar 100% dan yang menjawab tidak sebesar 0%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar remaja melakukan perawatan pada wajah.
2. Apakah sebelumnya anda mengetahui bahwa teh bermanfaat untuk pengobatan jerawat?
Dari 5 responden yang menjawab iya sebesar 100% dan yang menjawab tidak sebesar 0%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mengetahui mengetahui bahwa teh bermanfaat untuk pengobatan jerawat.
3. Apakah sebelumnya anda memakai produk kosmetika untuk pengobatan jerawat?
Dari 5 responden yang menjawab iya sebesar 80% dan yang menjawab tidak sebesar 20%. Dari data tersebut dapat disinpulkan bahwa sebelumnya sebagian besar ramaja memakai produk kosmetika untuk pengobatan jerawat.
4. Apakah setelah pemakaian produk kosmetika untuk pengobatan jerawat anda merasa membaik?
Dari 5 responden yang menjawab iya sebesar 80% dan yang menjawab tidak sebesar 20%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar remaja setelah memakai produk kosmetika untuk pengobatan jerawat merasa lebih membaik.
5. Apakah anda merasakan efek samping pada wajah anda setelah pemakaian produk kosmetika untuk pengobatan jerawat?
Dari 5 responden yang menjawab iya sebesar 20% dan yang menjawab tidak sebesar 80%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar dari mereka merasakan efek samping terhadap wajah mereka setelah pemakaian produk kosmetika untuk pengobatan jerawat.
6. Apakah setelah pemakaian teh pada wajah berjerawat, anda merasa membaik?
Dari 5 responden yang menjawab iya sebesar 100% dan yang menjawab tidak sebesar 0%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa dari mereka semua merasa jerawat semakin membaik setelah pemekaian teh pada wajah mereka.
7. Apakah anda merasakan efek samping pada wajah anda setelah pemakaian teh untuk pengobatan jerawat?
Dari 5 responden yang menjawab iya sebesar 100% dan yang menjawab tidak sebesar 0%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa dari mereka semua tidak merasakan adanya efek samping pada wajah setelah pemakaian teh pada wajah mereka.
8. Apakah anda menyukai produk alami ini?
Dari 5 responden yang menjawab iya sebesar 60% dan yang menjawab tidak sebesar 40%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar dari mereka menyukai produk alami ini.
9. Apakah anda lebih menyukai produk kosmetika untuk pengobatan jerawat dari pada teh ?
Dari 5 responden 100% yang menjawab iya dan 0% yang menjawab tidak. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar dari mereka lebih menyukai pengobatan jerawat dengan teh dari pada produk kosmetika.
10. Apakah anda setuju teh digunakan untuk pengobatan jerawat?
Dari 5esponden 100% yang menjawab iya dan 0% yang menjawab tidak. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar dari remaja setuju teh digunakan untuk pengobatan jerawat.
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan yang telah diutarkan sebalumnya dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang terjadi akibat berlebihnya kelenjar minyak dan ulah bakteri Propionibacteri acnes yang mengubah lemak sebum dari bentuk cair menjadi lebih padat.
Selain produk kosmetika, teh juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir jerawat. Selain mengusir jerawat teh juga bermanfaat untuk menjaga kehalusan dan kelenturan kulit serta mencerahkan kulit.
Cara membuat ramuan alami ini adalah dengan menggunakan teh yang sudah di diamkan beberapa jam kemudian air teh tersebut digukan untuk membasuh muka dan diamkan beberapa saat lalu baru membasuhnya.
Ada beberapa keunggulan dan kelemahan dalam memakai teh untuk pengobatan jerawat. Keunggulannya antara lain adalah pembuatan mudah, penggunaannya mudah, alat dan bahan mudah didapatkan, dan minimnya efek samping, sehingga penderita jerawat lebih menyukai pengobatan secara alami ini dari pada obat-obatan. Sementara itu kelemahannya adalah saat pemakaian akan terasa sediki lengket di kulit.
5.2 Saran
1. Untuk penderita, jerawat sebaiknya kembali ke alam dengan mencoba menghilangkan jerawat dengan ramuan alami seperti teh ini.
2. Dan perlu diingat bahwa dalam pemakaian obat produk kosmetika terdapat kemungkinan timbulnya efek samping yang lebih besar dari pada menggunakan ramuan alami teh ini.
DAFTAR PUSTAKA
Astuti, D. (2009). Pengobatan Jerawat dan Tips Pemakaian Kosmetik. Yogyakarta: ORYZA.
http://rangbasoonline.com/life-style/tips-kesehatan/cara-menghilangkan-jerawat.html, diakses tanggal 1 Mei 2013
http://cara-menghilangkan-jerawat-tepat.blogspot.com/2013/03/cara-menghilangkan-jerawat-dengan-teh.html.. Diakses tanggal 1 Mei 2013
http://starpvp.blogspot.com/2012/11/cara-menghilangkan-jerawat.html. Diakses tanggal 30 April 2013
http://www.bmca-pusat.com/component/content/article/44-artikel-bmca/76-manfaat-teh.html. Diakses tanggal 30 April 2013
http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=280812:manfaat-teh-untuk-kecantikan-wajah&catid=54:gaya-hidup&Itemid=84. Diakses tanggal 30 April 2013